Persatuan purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD), akan segera melakukan konsolidasi ke dalam untuk mempercepat terbentuknya PPAD di daerah-daerah. Tekad ini muncul setelah terpilihnya Brigjen TNI (Purn) Dasiri Musnar Adm Dt. Rangkayo Bungsu sebagai Ketua, Kolonel Inf (Purn) Taufik sebagai Ketua I, Kolonel Chk (Purn) Drs. Syahrial, S.H., sebagai Ketua II, dan Kolonel (Purn) Ermond Pelam sebagai Wakil Ketua III.
Bulan Mei nanti, ditargetkan seluruh kabupaten dan kota di Sumbar sudah terbentuk cabang PPAD. Sesudah itu, akan segera diadakan Raker Provinsi di bulan Juni. Jika semua berjalan mulus, maka pada hari jadi PPAD 7, 06 Agustus 2010 nanti, seluruh purnawirawan bisa dikumpulkan untuk mendengarkan pengarahan dari Danrem, kata Dasiri kepada para wartawan, seusai acara pemilihan dan terbentuknya badan pertimbangan provinsi PPAD Sumbar, Selasa (23/2).
Dikatakanya, selanjutnya tugas PPAD akan menjadi pengamat, untuk memberi kontribusi positif membangun Sumbar. PPAD harus menjadi yang terbaik bagi bangsa. Sementara pelaksana tugas ketua PPAD Sumbar, Kolonel Inf (Purn) H. Muhammad hadis didampingi sekretarisnya Mayor Caj (Purn) Hj. Sutinar Murad mengatakan, PPAD nantinya akan menjadi wadah bagi purnawirawan, sekaligus sebagai jembatan, antara Korem dengan purnawirawan.
Kami akan segera mensosialisasikan PPAD pada seluruh purnawirawan di kabupaten/kota. Bagi yang vakum akan dihidupkan lagi, sementara yang belum terbentuk akan dibetuk pula kepengurusannya, kata Hadis. Dikatakannya, secara yuridis PPAD sudah terbentuk sejak tahun 2005. Waktu itu, cabang yang sudah terbentuk ada di Padang, Pasaman, Tanah Datar dan lainnya. Sayangnya, pengurus belum memiliki SK.
Terkait anggota PPAD berdasarkan data tahun 2005, sekitar 4138 kepala keluarga. Jika ditambah dengan anggota keluarga, maka jumlahnya lebih dari tiga kali lipat. Diperkirakan di tahun 2010 ini, anggota PPAD sudah mencapai 10000 KK. Potensi ini merupakan sumber daya besar, yang tentunya sangat potensial untuk diberdayagunakan.
Sumber: Pendam 1/
Dispenad